Beternak Kenari

Beternak kenari dilakukan oleh sebagian orang karena dapat dijadikan sebagai bisnis yang sangat menguntungkan. Suatu bisnis yang memanfaatkan kebutuhan pasar yang tinggi terhadap permintaan burung kenari hasil peternakan. Burung kenari yang dihasilkan dari peternakan dipercaya lebih mudah untuk dipelihara, dibanding jika mendapatkan burung kenari dari perburuan.

Beternak kenari lebih banyak digemari oleh mereka yang telah benar- benar memahami cara merawat burung kenari. Meskipun ada juga pemula yang baru tertarik akan keindahan suara burung ini, ingin beternak pula. Dengan modal anakan- anakan kenari yang dibeli dari peternak atau toko- toko penjual burung, yang kemudian dirawat hingga cukup dewasa dan siap untuk di ternakkan atau dibudidayakan.


Burung Kenari dianggap sudah cukup dewasa jika telah berumur 8 bulan- 12 bulan, pada umur- umur ini burung kenari sudah siap untuk diternakkan. Secara mudah untuk mengetahui umur dari burung kenari adalah menanyakan langsung kepada peternak yang menjual anakan kenari dan kemudian memperkirakan berapa lama lagi kenari anakan ini menjadi dewasa.Cara lain untuk mengetahui tanda- tanda telah siap untuk diternakkan adalah jika burung kenari mengalami rontok bulu, dibarengi dengan seringkali melakukan kegiatan mandi di wadah air yang tersedia di sangkar.

Mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memulai beternak burung kenari; diantaranya :

1. Kandang / sangkar.
Ukuran kandang atau sangkar untuk beternak burung kenari sangat bervariasi, yang terpenting mengusahakan agar indukan kenari dapat secara leluasa bergerak dan terbang di dalam sangkar.

2. Memilih calon indukan.
Untuk memilih calon indukan yang baik, ternyata membutuhkan kecermatan. Beberapa kasus kegagalan beternak kenari adalah karena penentuan atau pemilihan calon indukan yang tidak tepat.

3. Perlengkapan pendukung.
Beberapa perlengkapan pendukung yang wajib ada di kandang atau sangkar burung kenari; adalah:
a. Sarang.
Bahan sarang dapat digunakan tempurung kelapa dengan diameter 8 - 10 sentimeter dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter. Meletakkan sarang pada bagian atas dan diikat dengan tali agar tidak mudah goyah, jika dihinggapi oleh burung kenari.
b. Tempat hinggap / Tangkringan.
Agar burung kenari dapat hinggap dengan nyaman, sebaiknya digunakan batang cabang kayu dengan diameter 1,5 sentimeter. Batang kayu berbentuk bulat dengan permukaan yang kasar dan ditempatkan persis dibagian tengah  dari sangkar untuk beternak kenari.
c. Wadah pakan.
Wadah pakan ditempatkan di sisi kiri atau kanan sangkar, biasanya posisi sejajar atau lebih tinggi dari batang kayu tempat hinggap burung, agar mudah menjangkau makanan.
d. Wadah air.
Wadah air ditempatkan di dasar sangkar, selain sebagai tempat untuk minum,biasanya air yang ada di dalam wadah dimanfaatkan untuk mandi oleh burung kenari.

Kunci kesuksesan  beternak kenari adalah keuletan dan kesabaran dalam merawat burung ini. Beberapa kali kegagalan mungkin akan anda alami, karena memang tak dipungkiri setiap kondisi yang terjadi membutuhkan penanganan yang berbeda. Dan terkadang, tidak memiliki solusi untuk penanggulangannya. Menjadikan kegagalan sebagai tahapan belajar untuk mencari cara beternak burung kenari yang baik adalah sesuatu yang bijaksana. Pengalaman adalah guru terbaik menuju sukses beternak kenari.


No comments:

Post a Comment